GeoApotek

Sistem informasi geografis berbasis web untuk menganalisis persebaran apotek, mengidentifikasi celah pasar, dan memberikan rekomendasi lokasi strategis berdasarkan standar rasio 1:8.333 penduduk di Kota Makassar.

153

Kelurahan

7 Layer

Data Geospasial

Presisi

Rekomendasi

Data Agregat Real-Time

Dashboard Statistik Kota Makassar

Agregasi data hasil analisis spasial untuk seluruh wilayah Kota Makassar

Total Penduduk

BPS Kota Makassar 2025

Total Apotek

Apotek Terdaftar

Rumah Sakit

Fasilitas Kesehatan

Area Defisit

Kekurangan Apotek
WebGIS Interaktif

Peta Analisis Interaktif

Visualisasi spasial persebaran apotek, kepadatan penduduk, dan celah pasar

Memuat Data Geospasial...

Kerangka Penelitian

Metodologi Analisis Spasial

Tahapan analisis menggunakan model ADDIE dengan pendekatan R&D

01

Choropleth Mapping

Pemetaan kepadatan penduduk per kelurahan menggunakan gradasi warna untuk mengidentifikasi wilayah dengan potensi permintaan tinggi berdasarkan data BPS 2025.

QGIS · Natural Breaks
02

Analisis Jaringan

Menghitung area jangkauan layanan apotek dan rumah sakit berdasarkan jaringan jalan dengan radius maksimal 2 kilometer menggunakan QNEAT3.

QNEAT3 · Service Area · OSM
03

Overlay Analysis

Mengintegrasikan data permintaan dan pasokan dengan operasi "Difference" untuk mengidentifikasi wilayah yang tidak terjangkau layanan apotek (celah pasar).

Vector Overlay · QGIS
04

Perhitungan Rasio Ideal

Menerapkan standar Permenkes RI No. 73 Tahun 2016 dengan rasio 1 apotek per 8.333 penduduk. Menghitung kebutuhan ideal dan defisit apotek.

Field Calculator · Permenkes
05

Buffer Analysis

Membuat zona jangkauan pelayanan apotek dan rumah sakit untuk menganalisis aksesibilitas geografis masyarakat terhadap layanan farmasi.

Buffer Tool · Proximity
06

Analytical Hierarchy Process

Validasi dan prioritisasi rekomendasi lokasi melalui wawancara dengan 3-5 ahli. Menghasilkan peringkat lokasi strategis berdasarkan multi-kriteria.

Expert Judgment · AHP
Rekomendasi Strategis

10 Lokasi Rekomendasi Strategis

Indikator Rekomendasi Multi-Criteria: Sistem penilaian komprehensif dengan 3 faktor terintegrasi:
1. Defisit Apotek (Bobot 70%) - Kekurangan apotek berdasarkan standar 1:8.333 penduduk (Permenkes RI No. 73/2016)
2. Kepadatan Penduduk (Bobot 20%) - Wilayah berpenduduk padat mendapat prioritas lebih tinggi
3. Status Tanpa Apotek (Bobot 10%) - Bonus untuk wilayah yang sama sekali belum memiliki apotek
💡 Sistem ini memastikan keseimbangan antara wilayah defisit tinggi dan wilayah tanpa akses apotek sama sekali.

Rank
Kelurahan
Penduduk
Apotek Ada
Defisit
Status Pasar

Memproses data...

Klik baris untuk melihat lokasi di peta
Informasi Penelitian

Informasi & Kontak

Detail lengkap penelitian, pengembang sistem, dan teknologi yang digunakan

Pengembang Sistem

Siti Faradiba Anwar

NIM: 220907501020

Program Studi Bisnis Digital
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Negeri Makassar

Teknologi yang Digunakan

QGIS Desktop

Analisis Spasial

Python

Web Scraping

Leaflet.js

Interactive Mapping

JavaScript

Frontend Development

GeoJSON

Spatial Data Format

HTML5 & CSS3

Web Structure

Informasi Penelitian

Judul

Rancang Bangun WebGIS GeoApotek untuk Pemetaan Celah Pasar dan Penentuan Lokasi Strategis Jaringan Apotek di Kota Makassar

Metodologi

Research and Development (R&D) dengan Model ADDIE

Data Source

BPS Kota Makassar, OpenStreetMap (OSM), Google Maps, Dinas Kesehatan

Coverage Area

Seluruh wilayah Kota Makassar (153 Kelurahan, 15 Kecamatan)